Hamil 6 Bulan, Pasutri Asal Madiun Terlibat Tabrakan Dengan Pikap di Magetan

Hamil 6 Bulan, Pasutri Asal Madiun Terlibat Tabrakan Dengan Pikap di Magetan
Naas dialami pasutri asal Desa Krandegan, Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun Jawa Timur ini. Motor yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan mobil L300 jenus pikap di jalan raya Parang – Lembeyan tepatanya timur klinik Santika masuk desa Pragak Kecamatan Parang kabupaten Magetan pada Senin siang (31/07/2023).

Keterangan Lasminto, salah saksi yang melihat kejadian. Kerasnya tabrakan membuat keduanya pengendara motor tepental sampai beberapa meter. Muhamad Choirul Anwar (31) suami alami luka di kepala dan tak sadarkan diri. Sedangkan istrinya yang dibonceng Yunita Ibdah Sari (27) tengah hamil 6 bulan itu alami patah tulang.

Kasi Humas Polres Magetan, AKP Budi Kuncahyo membenarkan peristiwa lakalantas tersebut. Berdasarkan laporan Unit Gakkum Satlatas, tabrakan bermula dari Yamaha Vega nopol AE 4042 IM yang dikendarai korban berboncengan dengan istrinya.

“Awalnya motor bergerak dari arah timur menuju barat, kemudian sesampainya di TKP pengendara sepeda motor hilang kendali hingga adu banteng dengan mobil pikap L300 nopol AE 8929 IM yang dikemudikan oleh Sutrisno warga Parang dari arah berlawanan,” kata Budi.

Dugaan sementara penyebab laka lantas tersebut, pengendara motor silau karena menghadap matahari yang condong di barat sehingga tak melihat dan terjadi tabrakan.

“Warga bersama anggota Polsek Parang menolong dan mengefakuasi kedua korban ke Puskesmas Parang untuk mendapatkan perawatan. Keduanya alami luka serius, suami alami luka di kepala dan istrinya yang tengah hamil alami patah tulang,” jelasnya.

Menurut Budi, korban merupakan seorang guru dan pegawai KUA Parang. Kasus lakalantas yang melibatkan dua kendaraan antara R2 dengan R4 tersebut kini telah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Magetan.

sumber nusadaily.com