Ibu Kepsek Teladan Jadi Korban Tewas Kecelakaan Truk Gas Meledak di Sukabumi

Ibu Kepsek Teladan Jadi Korban Tewas Kecelakaan Truk Gas Meledak di Sukabumi
Kecelakaan tragis terjadi di di Kp Lodaya, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (27/11). Kecelakaan itu bersumber dari bocornya tabung Compressed Natural Gas (CNG) yang dibawa sebuah truk.

Akibat meledaknya tabung gas yang meledak itu menyebabkan dua orang tewas, salah satunya seorang kepala sekolah (kepsek) bernama Heni Handayani.

Korban Heni diketahui saat kecelakaan tragis itu berada di sebuah mobil Toyota Avanza berwarna hitam, dengan nomor polisi F 1283 QZ. Menurut Camat Bojonggenteng, Lesto Rosadi, korban tewas karena luka di perut dan kaki.

Korban yang merupakan warga Kampung Bojonggenteng RT 02/01, Desa Berekah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.itu sedang dalam perjalanan dari Cicurug menuju Gunung Walat, Cibadak.

“Di dalam mobil itu ada 3 orang, Ibu Heni, anaknya yang menyupir dan menantunya yang sedang hamil. Adapun, Ibu Heni itu duduk di depan, samping supir,” ujarnya kepada sukabumiupdate, Selasa (28/11).

Menurut Lesto, Heni merupakan kepala sekolah SD Cimuncang. ia aktif di Pembinaan Kesejahteraan Keluarg (PKK).

Almarhumah, kata Lesto, luar biasa baik dan menjadi guru teladan serta kepala sekolah teladan. “Beliau luar biasa, tanpa cacat dalam bekerja,” jelasnya.

Kecelakaan truk tabung gas di Sukabumi

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M Yanuar Fajar kepada wartawan mengatakan, peristiwa ini bermula saat kendaraan Isuzu Arm Roll bernomor polisi B 9496 SYX yang dikemudikan Pardian membawa muatan gas melaju dari arah Cibadak menuju Sukabumi Kota, terjebak kemacetan.

Ketika tiba di lokasi kejadian, diduga terjadi kebocoran yang menyebabkan ledakan.

Menurut Yanuar, ledakan tersebut merusak kendaraan di sekitarnya, termasuk Suzuki Vitara dengan nomor polisi B 1983 DZ, kendaraan Daihatsu Ayla dengan nomor polisi F 1753, angkot dengan nomor polisi yang belum diketahui, dan Toyota Avanza dengan nomor polisi F 1283 QZ.

Selain itu, kejadian tersebut juga melibatkan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi F 6208 UBM dan sepeda motor Yamaha Xride dengan nomor polisi F 3286 UBJ. Akibat insiden ini, dilaporkan bahwa dua orang meninggal dunia.

Sementara itu, penumpang kendaraan Suzuki Fitara Deni Cahyadi (42) dari Kampung Cipayung Datar, RT 02 RW 03, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, mengalami luka sobek di kaki kanan dan kiri.

Penumpang Toyota bernama Sovia (22) dari Kampung Bojonggenteng, RT 02 RW 01, Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, juga mengalami luka lecet di pinggul.

“Ada enam orang korban. Dua meninggal dunia dan empat diantaranya mengalami luka ringan serta korban lainnya masih didata,” kata Yanuar.

sumber suara com

advanced-floating-content-close-btn