Potong Jalur-Tabrakan dengan Truk, Pelajar Tewas di Jalan Denpasar-Gilimanuk

Potong Jalur-Tabrakan dengan Truk, Pelajar Tewas di Jalan Denpasar-Gilimanuk
Seorang pelajar yang mengendarai sepeda motor meninggal seusai tabrakan dengan truk di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Banjar Bunut Puhun, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Bali, pada Selasa (8/8/2023).

Nyawa pelajar berinisial Ni Kadek TAP (16) asal dari Banjar/Desa Gunung Salak, Selemadeg Timur, itu tidak terselamatkan meski telah dilakukan pertolongan medis di RSUD Tabanan.

“Korban tidak sadarkan diri dan meninggal dalam perawatan di RSUD Tabanan,” jelas Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Berata.

Berata menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu, TAP mengendarai motor bernomor polisi (nopol) DK 3479 GAK. TAP membonceng temannya, Ni Made ASA (17), dari daerah yang sama.

Dalam kecelakaan ini, ASA mengalami luka robek di bagian bibir dan luka lecet di bagian pipi. Selain itu, pergelangan tangan kiri maupun paha kanannya bengkak.

Adapun truk yang terlibat dalam kecelakaan ini bernopol P 9178 VH yang dikemudikan Dwi Febrianto (31) dari Banyuwangi, Jawa Timur. Saat itu, Dwi dalam perjalanan dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.

Sedangkan korban melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Di lokasi kejadian yang berupa jalur lurus, TAP hendak memotong jalur dengan berbelok ke kanan.

Karena diduga kurang awas, TAP tidak menyadari di saat yang sama meluncur truk yang dikemudikan DwiFebrianto.

“Dari hasil olah TKP, benturan terjadi di sebelah selatan as jalan (jalur yang dilalui truk),” jelasnya.

Ia menambahkan kecelakaan lalu lintas ini masih dalam penyelidikan. Namun, berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi-saksi, penyebab kecelakaan diduga akibat pengendara motor yang kurang berkonsentrasi saat memotong jalur.

sumber detik*com