Remaja Wanita Tewas di Kolong Truk usai Kecelakaan di Bumiratu Nuban Lampung Tengah

Remaja Wanita Tewas di Kolong Truk usai Kecelakaan di Bumiratu Nuban Lampung Tengah
Gadis asal Lampung bernama Sri Wahyuni jadi korban kecelakaan dan meninggal di kolong truk.

Insiden kecelakaan kembali menimpa pemotor perempuan.

Gara-gara rem depan, motor yang dikendarai Sri Wahyuni tergelincir ke arah berlawanan.

Tiba-tiba muncul sebuah truk dan melindas pemotor tersebut.

Sri Wahyuni (20), seorang pemotor Honda Astrea D 2161 UAL, tewas mengenaskan usai terlibat kecelakaan dengan sebuah truk.

Suri Wahyuni (20) yang merupakan warga Bukit Kemuning, Lampung Utara, itu, terlindas truk tronton saat menghindari mobil yang mengerem mendadak.

Peristiwa nahas itu terjadi pada pukul 11.30 WIB.

Kasat Lantas Polres Lampung Tengah AKP Ipran mengatakan, kronologi peristiwa bermula saat arus lalu lintas dari arah Bandar Lampung ke Gunung Sugih terpantau padat.

Korban yang mengendarai motor Honda Astrea D 2161 UAL tengah terjebak antrean kendaraan dengan kecepatan rendah.

“Di depan korban ada lima kendaraan berkecepatan rata-rata 20 km per jam berjarak dekat,” kata Ipran kepada Tribunlampung.co.id.

Tiba-tiba di barisan depan ada mobil yang mengerem mendadak.

Akibatnya, mobil di belakangnya ikut mengerem secara beruntun.

Imbasnya, korban yang kaget lalu membanting arah ke kanan jalan.

Pada saat bersamaan, di arah berlawanan melintas truk Mitsubishi Fuso BE 9203 NU yang dikendarai Irul (20).

Truk tronton itu melintas dari arah Gunung Sugih menuju Bandar Lampung untuk mengambil muatan.

Dari keterangan sopir, dia melihat ada pengendara motor yang terpelanting tepat di depannya.

Irul yang tepat berada di depan korban berusaha membanting setir.

Namun, kecelakaan tak terelakkan.

“Korban terlindas ban belakang bagian kanan mobil, dan seketika tewas di lokasi,” kata Ipran.

Korban langsung dibawa petugas ke RSUD Demang Sepulau Raya.

Saat ini petugas masih memeriksa keterangan saksi dan pengendara tronton.

Ipran mengimbau para pengendara baik mobil dan motor untuk berhati-hati.

Sebab, belakangan ini volume kendaraan meningkat akibat banyak kendaraan muatan yang beralih jalur dari tol ke arteri atau jalan umum.

Sehingga, kewaspadaan perlu ditingkatkan dan kelengkapan berkendara dipenuhi.

“Dari pengamatan tim lantas, belakangan ini sebagian besar kendaraan muatan melintas di jalan umum diduga imbas kenaikan tarif tol,” tutupnya.

sumber motorplus-online.com