Sehari, Tiga Pengendara Motor Tewas Terlibat Kecelakaan di Sidoarjo

Sehari, Tiga Pengendara Motor Tewas Terlibat Kecelakaan di Sidoarjo
Kecelakaan tragis kembali terjadi di Sidoarjo, Sabtu (5/8). Tiga pengendara motor tewas dalam sehari di tiga lokasi yang berbeda.

Kecelakaan pertama terjadi di Jalan Raya Gilang Kecamatan Taman. Seorang pengendara motor berinisial NC (18 tahun) warga Kecamatan Gedangan, tewas di lokasi kejadian.

Peristiwa bermula saat motor Honda Megapro tanpa nopol melaju dari arah barat ke timur. Motor tersebut dikendarai oleh MHR (16) warga Kecamatan Prambon.

Tepat di depan PT Kapal Api, bertabrakan dengan motor yang tak diketahui jenis dan identitasnya. Motor tersebut dikendarai korban NC.

“Motor korban diduga sudah diamankan oleh rekan-rekannya setelah kejadian,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo, Iptu Ony Purnomo.

Akibat tabrakan tersebut, NC tewas di lokasi kejadian. Sementara MHR mengalami luka-luka. Menurut Iptu Ony, pihaknya menduga kedua korban sedang adu kecepatan.

“Kejadiannya sekitar pukul 01.30. Diduga kedua korban sedang balap liar,” kata Iptu Ony

Ony mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan kasus kecelakaan tersebut. Termasuk mencari barang bukti motor yang dikendarai korban meninggal.

Dia mengimbau agar para orang tua atau keluarga untuk lebih mengawasi anggota keluarganya yang hobi bermain motor. Terutama anggota keluarganya yang masih remaja.

“Karena anak motor dengan knalpot brong sering adu kecepatan secara liar di jalan,” bebernya.

Dia meminta agar para orang tua untuk mengarahkannya ke tempat balap motor resmi. Sehingga tidak beradu kecepatan di jalanan umum.

“Kasus ini sedang dalam atensi kami,” imbuhnya.

Kecelakaan tragis lainnya terjadi di Jalan Raya Buncitan Kecamatan Sedati. Seorang pelajar, M. Hanif (13 tahun) tewas di tempat setelah tertabrak dump truk di lokasi tersebut.

Peristiwa bermula saat korban mengendarai motor Honda Vario bernopol L 5518 TC. Remaja asal Perum Griya Candra Mas Sedati itu melaju dari arah timur ke barat.

Tepat di depan kedai ayam krispi, korban diduga berserempetan dengan pengendara motor lain. Motor yang tak diketahui identitas dan nopolnya itu melaju dari arah yang sama.

Akibatnya, korban oleng dan terjatuh di jalur berlawanan. Nahas, korban justru tertabrak dump truk bernopol W 8931 UA yang melaju dari arah barat ke timur.

“Sehingga korban meninggal di lokasi kejadian. Kejadiannya sekitar pukul 12.30,” paparnya.

Sementara itu, kecelakaan tragis juga terjadi di Jalan Raya Ketapang Kecamatan Tanggulangin. Seorang pengendara motor, Misbahul Anam (26) tewas setelah tertabrak truk.

Perisriwa bermula saat korban mengendarai motor Yamaha Vixion nopol N 3475 QP. Saat itu korban melaju dari arah utara ke selatan di lajur tengah.

Korban melaju bersamaan dengan truk colt diesel yang tak diketahui identitasnya. Saat tiba di depan bengkel mobil, korban terserempet bak kanan belakang truk.

“Truk tak diketahui identitasnya karena melarikan diri,” ungkap Ony.

Akibat serempetan itu, korban oleng dan terjatuh ke lajur kanan. Di saat yang bersamaan, ada truk Mitsubishi bernopol N 8525 UY yang melaju dari arah yang sama di lajur kanan.

Sehingga, korban tertabrak truk yang dikemudikan Asnawi (32) warga Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan tersebut. “Korban meninggal di tempat,” terangnya.

Korban merupakan warga Dusun Bintaosan, Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. “Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk divisum,” jelasnya.

Ony menjelaskan, pihaknya akan melakukan sejumlah langkah untuk mengurangi angka kecelakaan di Sidoarjo. Salah satunya dengan menambah petugas di area rawan kecelakaan lalu lintas.

“Sebagian besar kecelakaan karena pengendara kurang hati-hati,” pungkasnya.

sumber sapanusa*id